Seharusnya Kamu Tahu.
Aku suka kamu, seharusnya kamu tahu itu. Sayang yang kuberi adalah sepenuh hati seharusnya kamu mengerti dengan pasti.
Seharusnya kamu sadar akan cinta yang kusampaikan adalah tanpa jeda.
Seharusnya kamu tahu semua itu.
Seharusnya.
Seharusnya kamu sadar akan cinta yang kusampaikan adalah tanpa jeda.
Seharusnya kamu tahu semua itu.
Seharusnya.
Tapi mau bagaimana lagi, nampaknya kamu tidak tertarik sama sekali.
Aku tak akan memaksa,
Silahkan saja jika ingin mematahkan cinta yang sedang berglora.
Silahkan saja jika ingin menenggelamkanku dalam pilu.
Silahkan saja jika ingin pergi dan tak kembali.
Silahkan.
Itu hakmu.
Aku tak akan memaksa.
Aku tak akan memaksa,
Silahkan saja jika ingin mematahkan cinta yang sedang berglora.
Silahkan saja jika ingin menenggelamkanku dalam pilu.
Silahkan saja jika ingin pergi dan tak kembali.
Silahkan.
Itu hakmu.
Aku tak akan memaksa.
Tapi suatu hari nanti, saat bahagiamu telah berlalu,
Saat nestapa datang menyapa,
Saat hinggap padamu sendiri sepi,
Saat kau butuh pundak untuk menghentikan sendu yang bergejolak.
Saat nestapa datang menyapa,
Saat hinggap padamu sendiri sepi,
Saat kau butuh pundak untuk menghentikan sendu yang bergejolak.
Datanglah padaku, tak perlu ragu.
Aku akan menerimamu,
Serta merawat perasaanmu yang kian membiru.
karena aku akan tetap mencintaimu.
Kamu tahu itu.
M. Indra Prayoga (2018)
Aku akan menerimamu,
Serta merawat perasaanmu yang kian membiru.
karena aku akan tetap mencintaimu.
Kamu tahu itu.
M. Indra Prayoga (2018)
Komentar
Posting Komentar