(RE)MEMORY.

Saat relung terbayang sebuah cerita yang terkenang,
Ketika kau bahagia dan tertawa riang,
Serta aku yang waktu itu juga merasa senang,
Membawa mimpi buruk terbang jauh hampir menghilang.

Namun, realita datang menyapa,
Menarik sadar dari bayang semu yang tak nyata,
Melebur khayal cerita yang terlewati bersama,
Membuat relung sesak didekap nestapa.

Dan inilah segala sesuatu yang menggoda pena untuk menggores pilu;
Aku, insan yang tenggelam dalam rindu,
Kamu, sosok yang membentur hati pada sendu,
Pergi, hal bodoh yang kulakukan dulu,
Sesal, perasaan yang bersemayam dalam jiwa selalu,
Dan kita, doa yang masih kupanjatkan sepanjang waktu.


M. Indra Prayoga (2018)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Selipan Doa-Doaku

Sebekas Ingatan Yang Kuharap Lekas Kandas Dari Dalam Kepalamu

Kamu Adalah Huruf Pertama Dari Setiap Kalimatku.