(Aku) Butuh Perhatian
Goresan aksaraku makin tak karuan,
Karena tak ada rasa dalam sukma sebagai topangan,
Hanya ada kosong dan sunyi tak berkesan,
Serta senyap nan merayap menyelubungi perasaan.
Karena tak ada rasa dalam sukma sebagai topangan,
Hanya ada kosong dan sunyi tak berkesan,
Serta senyap nan merayap menyelubungi perasaan.
Bukan masalah rindu maupun pilu,
Tidak juga tentang keadaan jiwa yang membiru,
Maaf, pun dia, mereka, bahkan bukan prihal kamu
Semua hanyalah tentang aku.
Tidak juga tentang keadaan jiwa yang membiru,
Maaf, pun dia, mereka, bahkan bukan prihal kamu
Semua hanyalah tentang aku.
Aku yang diabaikan terlalu lama,
Aku yang selalu dilupa,
Aku yang hanya diterka tanpa dimengerti dengan sengaja,
Olehku.
Aku yang selalu dilupa,
Aku yang hanya diterka tanpa dimengerti dengan sengaja,
Olehku.
Kini kubuang jauh peduliku kepada kalian,
Kuambil perhatian yang kalian tak harapkan,
Semua hal baik dan buruk tentang kalian telah kuhancurkan,
Aku pastikan bahwa hanya ada aku, aku dan aku secara keseluruhan.
Kuambil perhatian yang kalian tak harapkan,
Semua hal baik dan buruk tentang kalian telah kuhancurkan,
Aku pastikan bahwa hanya ada aku, aku dan aku secara keseluruhan.
Kini aku tahu,
Bukan kosong, sunyi atau senyap yang menyelimuti jiwa dan hati,
Aku hanya cemburu,
Pada diriku sendiri.
Bukan kosong, sunyi atau senyap yang menyelimuti jiwa dan hati,
Aku hanya cemburu,
Pada diriku sendiri.
Tak apa bila kita peduli kepada banyak orang, tapi jangan lupa untuk memperdulikan diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar