Aku
Aku,
Hanyalah sebuah sosok semu
Yang terus berharap untuk sebuah temu
Untuk menghapus rindu nan membatu
Denganmu, yang meluluhkan hatiku
Aku,
Hanyalah seorang pujangga
Yang menikmati kapal kapal meninggalkan bibir pantai
Saat mentari kerap memamerikan senja
Aku,
Bukanlah saudagar yang memiliki banyak harta
Namun, rindu dan sayangku lebih mahal dari semua harta di dalam semesta.
Kamu?
Mungkin kamu adalah sosok yang nyata
Untuk kucintai apa adanya
Mungkin seorang pujangga pun tak tahu bagaimana cara meluluhkan bidadari surga
Dan yang pasti, rindu dan sayangku pun kuikhlaskan padamu secara percuma.
M. Indra Prayoga (2018)
Komentar
Posting Komentar