Siksaan dari sebuah Kenangan.
Bertemu lagi
Dalam ruang perasaan yang sama
Teringat lagi
Akan ujung bibirmu yang tersenyum
Ingin lagi
Melihat mata sabarmu menanggapi keegoisanku
Memang kuakui
Kaulah yang terhebat
Dalam menenangkan marahku
Menyejukan senja yang hilang dalam sekejap
Saat bayanganmu mendekat
Hatiku berdebar hingga suaranya membelah hening
Mengundang panik meski dalam malam yang tenang
Dan semuanya hilang saat kesalahan lama menyapa
Itu semua menyiksaku
Memang terasa menyakitkan
Seperti dibunuh secara perlahan
Tapi itu tak apa
Benar benar tidak apa apa.
Jika itu berarti aku bisa
Menciptakan cerita yang tak akan pernah terlupakan
Aku lebih memilih untuk disiksa
Lebih baik terbunuh berkali kali
Jika itu bisa membuat kenanganmu abadi
Tak masalah.
(2017)
Muhammad Indra Prayoga
Komentar
Posting Komentar