Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

7 kisah yang pernah kulalui, dan masih tertata rapih dalam hati.

7 Insan, 7 hati, 7 cerita. #Part2 5. Kisah yang kulewatkan, dia adalah panda ku, insan yang usai bahkan sebelum kami memulai, yang berpisah tanpa pernah satu arah, rasa sayang yang terhambat, cinta yang datang terlambat, sempat yang tiba pada waktu yang tidak tepat. Saat aku terlalu lama bernaung dalam lara, saat sendu yang lalu masih membekas dalam hidupku, memaksaku untuk tidak terhubung denganmu. Jika saja aku lebih siap dan berani, jika saja aku tidak ragu untuk kembali mempercayakan hati, mungkin kau dan aku bisa terpatri. Mungkin harusnya kita pernah sama-sama mengisi hari, mungkin. - 6. Kisahku yang dilewatkan, Thalia , si burung cendrawasih bagiku, Waktuku habis untuknya, telingaku setia mendengar lukanya, pundakku sebantiasa melepas sendunya. Peduliku tak pernah berhenti, adaku pasti disetiap harinya. Sediaku disegala pinta, siapku disegala lara. Tidak sepertiku, saat itu dia tak peduli, aku hanyalah obat penawar dari racun yang berulang kali menyebar, aku hanya tem...

Untukmu yang kabarnya sudah tidak kuketahui namun masih terus kunanti.

Apakah kamu ingat waktu itu? Pada waktu dimana kita tertawa bersama karena membicarakan kebodohan yang teman-teman kita lakukan? Hingga akhirnya kita berhenti karena ternyata hal yang kita lakukan tak kalah bodohnya dari apa yang kita bicarakan. Pada waktu dimana kita saling marah  karena membalas keusilan masing-masing? Dan lucunya kita bisa berbaikan tanpa ada yang mengeluarkan kata maaf. Pada waktu dimana kita merasa bosan berpergian bersama dan memilih untuk menikmati waktu berdua di balkon rumahmu? Dan membuat kita larut diterpa rasa malas dan nyaman, hingga hujan pun tak bisa memaksa kita beranjak dari sana, tentu saja demam adalah akibatnya. Pada waktu dimana kita merasa gugup ketika pertama kali bertemu orang tua masing-masing? Hingga kita bisa akrab dengan mereka tanpa dipotong ragu didalamnya. Pada waktu dimana kita sama-sama berlagak paling pintar dalam menebak jalan suatu cerita film? Yang mana, tak ada satupun prediksi kita yang bahkan memdekati...

7 kisah yang pernah kulalui, dan masih tertata rapih dalam hati.

7 Insan, 7 Hati, 7 Cerita. #part1 7 kisah yang pernah kulalui, dan masih tertata rapih dalam hati. Aku pernah jatuh cinta pada seseorang dengan begitu hebatnya, walaupun takdir memutuskan pahit diakhirnya. Aku juga pernah disayang hingga lupa dengan kata luka, dan tetap, memiliki akhir yang sama. Aku pernah kejam mengkhianati hati yang harusnya kulindingi, dan hatiku juga pernah merasa mati akibat dikhianati. Aku pernah melewatkan seseorang, aku juga pernah dilewatkan oleh suatu insan. Aku pernah meninggalkan karena bosan dan berakhir dalam keterpurukan. Inilah 7 kisahku, entah telah berakhir atau masih di dewasakan oleh takdir. 1. Kisah 18 Januari, Cinta pertamaku jatuh pada Amanda, atau Dyle, itulah nama panggilanku untuknya, kuberi dia perumpamaan layaknya ratu kangguru entah apa alasannya, yang jelas aku suka kangguru. Hal yang membuat Dyle terus ada didalam kepala adalah pipi tembam, dan gigi gingsulnya serta keusilannya yang bila diingat lagi dapat mencipta tawa nos...

Seharusnya Kamu Tahu.

Aku suka kamu, seharusnya kamu tahu itu. Sayang yang kuberi adalah sepenuh hati seharusnya kamu mengerti dengan pasti. Seharusnya kamu sadar akan cinta yang kusampaikan adalah tanpa jeda. Seharusnya kamu tahu semua itu. Seharusnya. Tapi mau bagaimana lagi, nampaknya kamu tidak tertarik sama sekali. Aku tak akan memaksa, Silahkan saja jika ingin mematahkan cinta yang sedang berglora. Silahkan saja jika ingin menenggelamkanku dalam pilu. Silahkan saja jika ingin pergi dan tak kembali. Silahkan. Itu hakmu. Aku tak akan memaksa. Tapi suatu hari nanti, saat bahagiamu telah berlalu, Saat nestapa datang menyapa, Saat hinggap padamu sendiri sepi, Saat kau butuh pundak untuk menghentikan sendu yang bergejolak. Datanglah padaku, tak perlu ragu. Aku akan menerimamu, Serta merawat perasaanmu yang kian membiru. karena aku akan tetap mencintaimu. Kamu tahu itu. M. Indra Prayoga (2018)