Puisi Tentangmu Yang Dulu Seringkali Kau Minta.
Jangan pernah mempertanyakan alasanku menyerah terhadapmu Terhadap sumber luka dan liku yang kini tertoreh dalam jiwaku Menyerah terhadap pemantik pilu yang sudah lama membusuk muncul kembali menusuk rusukku Menyerah terhadap kisah tentang kamu dan aku. Aku memang insan yang jauh dari kata sempurna Banyak kesalahanku yang menggores cerita kita Namun nona, sepertinya kamu lupa, bahwa perubahanku terhadapmu disebabkan oleh hal-hal yang bukan aku pelakunya. Sama seperti sekarang, dimana aib yang kupercayakan padamu, malah kau jadikan alasan pada orang sekitar meski tanpa alasan yang masuk logika. Tak usah membahas apa yang pernah aku atau kamu lakukan di masa lalu Semua itu sudah terlewat dan berlalu Kesalahanmu yang dulu tak masuk dalam pertimbanganku untuk meninggalkanmu Malah dari sana aku bersyukur pernah memiliki pasangan seperti dirimu Perpisahan kita sekarang disebabkan oleh ekspetasiku yang terlalu tinggi akan empatimu dalam mengerti traumaku. Jadi dengan tegas, tanpa maaf, d...